Questioning peace


Some people, lack of knowledge

Filled with so much hatred

You’are making judge, judge, judge

Talk that talk, oh…innocent people were murdered

people, don’t you see how ashame it is

Chased down all your demons, selfish

Kids walking in the street

Alone, cryin lose their parents, its not secret

Why we do that?

Wise, wise people, please!

Don’t you ever feel of a little peace?

Jakarta, March 3 2012

by: annisa mutia

Chase Your Dream!


I copied and pasted this motivational article from my college friend on facebook, named ratih dewi. Just want to spread inspirational article to more people! :)

19 Reasons why you should ignore everyone and follow your dreams:

  1. The only “yes” you need to follow your dreams is yours.
  2. You’ll regret it later in life, and if you’re delaying it, you’ll question yourself why didn’t you do it sooner.
  3. Not following your dreams makes you feel unaccomplished.  Eventually, this will stop you from dreaming altogether.
  4. It will attract some attention, even from the naysayers ad haters. You will feel strong as you prove the naysayers wrong.  As Walter Bagehot said; “The great pleasure in life is doing what people say you cannot do.” (can’t agree more!)
  5. People who follow their dreams are doers.   Doers have more power to create, influence, and change their environment… and eventually the world.
  6. Life feels more memorable, hence you feel/become more memorable.
  7. Following your dreams might take unexpected turns, but those are the interesting and memorable challenges of living the dream.
  8. Those challenges will help you grow as they make you step out of your comfort zone.
  9. Dreams make you take chances, but chances can bring more opportunities.
  10. Afraid about it? Good. Being afraid makes you feel more alive, so smash through that brick wall of fear.  Don’t be afraid to make mistakes.  Elbert Hubbard once said, “The greatest mistake you can make in life is to be continually fearing you will make one.” (yes, it is!!!)
  11. Your dreams and your actions define you.  Don’t let others define you with what they tell you to do and not to.
  12. You will inspire other to follow their own dreams, even if they know nothing about you.
  13. Following your dreams makes you interesting.
  14. Who doesn’t love to challenge the status quo?
  15. There are no rules in life so why limit yourself to what everybody else is doing?
  16. Accomplishing your dreams will spark even bigger dreams.
  17. You feel you have something more to live for.
  18. Even if your dreams fail, you’ll feel proud you gave it your all to accomplish them. Dreamers tend to fail, but they tend to learn more in life. You learn from failure.  So, dust yourself and try it again.
  19. It’s your life, live it under your terms!

Anak dan Pubertas


Sekitar dua minggu lalu, saya mendapatkan  sakit. Kalau dokter bilang, penyakit itu standar dan “wajar” lantaran cuaca yang kerap berubah-ubah–tapi dalam hati, saya bilang, “Whatever the illness is, got sick is not good feeling though!”

Terpaksa (bohong nih haha!) saya tidak masuk kantor selama dua hari. Selama  itu pula, di rumah aktivitas saya hanya beristirahat. Asyik! haha. Waktu itu seingat saya hari Kamis siang, saya sedang duduk di ruang tamu bersama ibu saya. Sekadar ngobrol santai.

Tiba-iba, adik bungsu saya, Dhea sampai di rumah dari sekolah. Bukannya mengucapkan salam, Dhea justru memasang wajah merengut (seperti ini kira-kira ekspresi wajahnya ——> (-___-’ )).

“Ibuuuu, aku dapat haid…….,” kata Dhea lirih.

ehh………. *suddenly quiet* ……….*silence for a minute*…. me and mom staring at Dhea with a flat face…then,

HA..HA..HA..HA..HA~~~ masih ketawa~~~HA..HA..HA..HA!!!!!!!

Lalu, kok makin berasa lucu, saya tertawa  semakin lantang dan beringas menertawakan Dhea. Kemudian, saya melirik ke ibu, eh ternyata ibu tertawa sampai tak bersuara, matanya berlinang, dan memegangi perutnya yang tak sanggup menahan geli…

Sontak saja hal itu justru membuat Dhea mengamuk. Dhea berlari menghampiri saya dan memukul lengan saya dengan keras.  “Aku kesal sama kakak!,” katanya berteriak.

Memang seharusnya saya tidak menertawai Dhea. Entah mengapa, mendengar Dhea mendapat haid menjadi sesuatu yang menggelikan. Sebab, meskipun usianya sudah 12 tahun dan tubuhnya bongsor (besar), pola pikir dan tingkah Dhea masih seperti umur 7 tahun.

 

Pituitari dan Gonadrotropin: Pemicu Pubertas

Pemicu pubertas, kata dr. Nanis Sacharina Marzuki, Sp.A dari Bagian Endokrinologi RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta adalah hormon gonadotropin yang dihasilkan dari kelejar pituitari. Dia menjelaskan kelenjar pituitari atau disebut juga hipofisis, merupakan salah satu kelenjar endokrin yang ada di dalam tubuh manusia. Letaknya di dalam otak bagian tengah, yang mempunyai banyak hormon dari dua sumber bagiannya, depan dan belakang. Hormon-hormon tersebutlah yang ditugaskan oleh kelenjar pituitari.untuk dikeluarkan.

“Dari banyak hormon yang dihasilkan dari bagian depan pituitari, salah satunya disebut hormon gonadotropin,” terang Nanis.

Ada dua jenis gonadotropin yang mengatur fungsi alat reproduksi, yaitu hormon follicle-stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH). Target hormon itu di bagian tubuh yang lain, dalam hal ini bekerja di kelenjar kelamin.

“Dua hormon gonadotropin itu, FSH dan LH, dikeluarkan di otak (pituitari), melalui darah, dan kemudian bekerja di kelenjar kelamin, kalau perempuan di ovarium dan laki-laki di testis,” jelas dia.

Nanis mengungkapkan, hormon gonadotropin sudah bekerja sejak bayi masih berada di dalam kandungan sampai minggu pertama kelahiran. Kemudian, sampai 12 minggu sampai 6 bulan hormon itu habis. Tidak muncul lagi atau “tertidur”.

“Kemudian sewaktu anak beranjak usia prapubertas keluar lagi hormone itu, muncul untuk memicu pubertas,” .

Pubertas pada anak perempuan terjadi antara umur 8 sampai 13 tahun, sementara pada anak laki-laki terjadi antara umur 9 sampai 14 tahun. Nanis mengatakan, sejak usia 5 sampai tujuh tahun sebenarnya hormon gonadotropin sudah mulai muncul meski belum nyata.

Baru kemudian umumnya pada umur 8-13 tahun (perempuan) dan 9-14 tahun (laki-laki) hormone gonadotropin muncul memicu pubertas, yang ditandai dengan adanya perkembangan seks sekunder, seperti pada perempuan muncul buah dada, panggul membesar, rambut-rambut muncul, bau tubuh berubah. Sementara laki-laki ditandai testis membesar, suara berubah, rambut-rambut tumbuh, tubuh semakin maskulin, dan bau berubah.

“Kalau tanda seks primer dari genitalnya sendiri ada perubahan hormonal. Untuk reproduksi, LH dan FSH mendorong pecahkan telur sehingga muncul haid dan pada laki-laki menjadi sperma,” kata Nanis.

Green Goddess!!!


Green, green, greennn!!! this is all about green outfit, coctail dresses, night dresses, and also green blouses. I think this color is amazing, its makes women look stunning. Also, this is a peaceful color in my eyes, very refeshing.

These colors may not impress aggressive as red color, but it is could show inner beauty of women. These are some celebrity look with green outfit, you might like it and get inspired to wear green dress!

 

 

Aight, this is me. In this picture i am wearing a green blouse for a wedding event. To be honest i really love this outifit, it was made me feel confidence and pretty! :)

 

Tarikan Napas yang Melegakan


“Haaaaaaaahhhhh……..”

Setidaknya sebuah tarikan napas melegakan syaraf-syaraf  yang sejak beberapa pekan ini membuat kesemrawutan alam pikir saya. Ibarat mencabut sampah-sampah yang sudah melekat dan menumpuk! Kotoran busuk itu perlu dibersihkan, dibakar dengan sejadi-jadinya sampai habis, ludes, tak bersisa!!!

Pekerjaan,  uang, dan masalah dengan orang-orang terdekat merupakan penyebab-penyebab utama yang  sering membuat saya uring-uringan akhir-akhir ini–mungkin juga demikian dengan Anda. Terutama alasan terakhir tadi, masalah dengan orang-orang terdekat, bisa keluarga, teman kantor, pasangan, biasanya paling menguras energi.

“Lama-lama bisa gila…….,” begitu kata penggalan lirik lagu milik Budi Doremi.

Yah, tentu saja, konflik dengan orang-orang terdekat memang kerap muncul. Mereka toh mempunyai perasaan dan kepribadian masing-masing, seperti kita. Namun, terkadang kita dan mereka mempunyai pandangan yang berseberangan sehingga menimbulkan gesekan-gesekan emosi.

Kalau sudah begitu, saya lebih suka berdamai dengan diri sendiri, mengalienasi diri. Duduk di bangku kantor sambil memandangi layar komputer dan menyeruput segelas kopi. Atau, bisa juga berbaring di tempat tidur.  Setelah itu tentu saja menarik napas dalam-dalam dan tenggelam dalam petikan lagu Maher Zain.

“Haaaaaaaahhhh…..tidak semua masalah itu harus diselesaikan, tetapi cukup dilupakan,” gumam batin saya.

Lalu tertidur, mengistirahatkan pikiran yang lelah ini.

Make It Happen #2012


Waktu itu bisa dibilang seperti angin, bisa dirasakan seperti terjadinya perubahan dari zaman ke zaman, bisa dilihat dari berubahnya siang dan malam, tapi tidak bisa disentuh. Lajunya tidak pernah berhenti, seiring perputaran bumi mengelilingi orbitnya, matahari. Kalau berhenti, tandanya kiamat.

Jeeeng-jeeeeeeengg, drama banget ya, serem. Belum siap Tuhan!

By the way, saya bahas-bahas sedikit soal waktu lantaran kekagetan saya terhadap penanggalan masehi yang sudah berumur 2012. Halah, padahal sebetulnya saya belum mau menerima kenyataan tahun ini umur saya akan berkurang. he..he..he..

Nah, gara-gara sisa umur yang semakin singkat ini, flash back dari tahun-tahun sebelumnya, ternyata masih banyak sekali nih pekerjaan rumah tangga dalam diri saya yang harus diperbaiki dan diselesaikan. Di samping itu, sederet mimpi-mimpi harus dibangunkan, direalisasikan, dibuat menjadi sebuah kenyataan.

Sooooo, slogan, tagline, or whatever-lah itu istilahnya, tahun ini bagi saya adalah Make It Happen 2012!

Kalau kata Agnes Monica, Dream, Believe, and Make It Happen. Yah, intinya, usaha, percaya akan mimpi, dan buat mimpi itu menjadi nyata dengan berusaha.

Ada beberapa catatan penting. Pertama; punya mimpi, cita, dan niat yang baik. Kedua; bismillah, usahakan langkah pertama, konsisten, perbaiki diri dan hubungan dengan orangtua dan Tuhan. Ketiga: terus berdoa dan berpikir positif supaya Tuhan ridho dengan mimpi kita.

Aight, Mari Make It Happen cita-cita di tahun 2012!!!

Pupus


Pagi ini saya bangun dengan hati gembira dan senyum agak sumringah. Hari ini tanggal 25 Desember, tapi bukan karena hari Natal. Setiap tanggal 25 memang waktunya gajian.

Sejumlah imaginasi sudah terbayang-bayang di atas kepala, mau ke salon, mau belanja, mau beli kebab, mau beli bahan, mau…. pokoknya banyak mau saya… Keceriaan ini bertahan hingga makan siang. Saya pun berniat mengajak adik bungsu, Dhea, dalam rencana senang-senang hari ini.

“Pokoknya, hari ini harus menjadi minggu ceuriaaaa….,” kata otak saya yang sudah tak sabaran.

Dhea pun tak kalah menggebu-gebunya ingin segera “hang out”. Dia pun memberondong saya dengan sejumlah permintaan, minta tambah uang beli telepon seluler baru, minta diajak ke salon, minta beli baju, dan tentu minta beli kebab kesukaan dia.

Mendengar permintaan itu, saya cuma “meng-iya-kan” saja. “Iya Insya Allah, kalau uangnya cukup.”

Begitu selesai urusan tetek bengek di rumah, mandi, makan, dan lain-lain, kami pun segera meluncur ke ATM terdekat. Mata saya langsung hijau melihat ATM.

“YES!!! Akhirnya gajian, akhirnya gue punya uang lagi. Akhirnya Tuhaaaan!!!,” jerit batin saya.

Tak sabaran, kartu ATM segera saya masukan ke dalam mesin ATM, lalu menekan tombol informasi saldo. Begitu saldo muncul, saya benar-benar ingin berteriak.

“Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah, gaji gue belum ditransferrrrrrrrrrrrrr.  Siyalan!!”

Hari yang indah diliputi berbagai rencana manis di hari minggu pun berubah nelangsa. Saya menderita, batin saya menjerit histeris, halah.

“Apes bener dah hari ini… minggu ceuria gagal total. pupus hatiku..oh..,”

-Sekian-

Tagged , , ,

Ada Beasiswa S-2 ke Amerika Nih!


Amerika seolah menjadi magnet yang sangat menarik bagi anak muda. Selain menawarkan kemajuan teknologi dan pendidikan, Amerika juga dikenal sebagai negara multicultural.   Bagi Anda yang mencari beasiswa ke Amerika, beasiswa Prestasi ini patut dicoba. PRESTASI merupakan program beasiswa penuh yang dibiayai United States Agency for International Development (USAID) Indonesia dan didedikasikan bagi calon pemimpin masa depan Indonesia untuk menempuh pendidikan S2 (Master) di Amerika Serikat dan Indonesia.   Batas akhir pendaftaran tanggal 15 November 2011. Keterangan lebih lanjut dan formulir aplikasi dapat diakses di www.prestasi-iief.org atau email prestasi@iief.or.id. Selamat mencoba!

Tagged , , ,

Anies Baswedan: Guru Jendela Kemajuan Pendidikan


Anies: Guru menginspirasi dan mengubah hidup seseorang

Guru merupakan pemberi inspirasi, membuka jendela kemajuan, dan mengubah hidup seseorang kea rah yang lebih baik. Guru sejatinya mengajar dengan kepercayaan dan niat baik, karena Indonesia masih mempunyai masa depan yang cemerlang.

Demikian diungkapkan Inisiator sekaligus Ketua Yayasan Indonesia Mengajar Anies Baswedan. Sayangnya, di tempat-tempat terpencil dan terluar Indonesia, anak-anak yang tidak merasakan pendidikan berkualitas. Alasannya klasik, kurang guru berkualitas.

Padahal, menurutnya Anies, masih banyak anak muda Indonesia yang mau mengajar di daerah-daerah pelosok. Itu dibuktikan, sejak dimulainya Indonesia Mengajar, ada lebih dari 11 ribu anak muda yang mendaftar untuk menjadi guru. Padahal, yang diterima per-angkatan tidak lebih dari 50 orang.

Selama ini, sambung Anies, permasalahan guru di Indonesia ada dua, distribusi guru yang tidak merata, bukan kekurangan guru dan kualitas yang masih rendah.

“Pendidikan itu gagasannya sederhana, guru yang berkualitas. Meskipun fasilitas bagus, tapi kalau guru tidak berkualitas, maka pendidikan tidak akan maju,” katanya di Kantor Pusat Indonesia Mengajar, Jakarta.

Sebab, guru itu tugasnya selain mendidik, juga menginspirasi anak didiknya. Guru adalah jendela kemajuan yang dapat mengubah hidup seseorang menjadi lebih baik.

Anies menjelaskan Indonesia Mengajar diawali dari sebuah keyakinan bahwa banyak anak muda yang mau masuk ke pelosok pedalaman untuk mengabdi dan mengajar di sekolah dasar yang kekurangan guru. “Tetapi tidak mau menjadikan guru sebagai profesi seumur hidup, dan memang tidak perlu. Yang terpenting apa yang diberikan selama menjadi guru membekas dan menginspirasi murid dan lingkungan sekiar,” tegas dia.

Menurut Anies di desa-desa pelosok Indonesia itu menyimpan banyak kisah inspirasi. Banyak anak yang harus rela berjalan kaki melewati bukit untuk sampai ke sekolah. Mereka bahkan kekurangan fasilitas belajar, tetapi tetap semangat menimba ilmu.

“Program Indonesia Mengajar ini dua arah, pengajar muda menginspirasi murid, dan murid menginspirasi para pengajar muda untuk menyampaikan kepada dunia, khususnya masyarakat Indonesia tentang kondisi pendidikan di pedalaman, agar akan lebih banyak lagi orang yang peduli,” tutur Anies.
Menyikapi soal pendidikan diwilayah perbatasan ia mengatakan yang harus dibangun adalah kesadaran dan investasi sumber daya manusia. Karena itu, lanjutnya, melalui program Indonesia Mengajar telah ditempatkan para pengajar  di wilayah perbatasan seperti Pulau Rote, Sangihe.

“Indonesia Mengajar ini independen, tidak meminta bantuan kepada pemerintah. Kita harus lihat permasalahan dan coba selesaikan sendiri semampu kita,” tegas Anies.

Anies menilai kemajuan pendidian Indonesia tidak sebatas dibangun melalui beasiswa, tetapi bagamana menyadarkan anak-anak dipedalaman akan pentingnya pendidian mengubah hidup dan dunia. Pasalnya, ada saja daerah yang lingkungannya menolak pendidikan.

“Kita mau anak-anak mempunyai mimpi dan harapan,” ucap Anies.

Sejak tahun 2010, Indonesia Mengajar sudah mengirimkan 123 pengajar muda yang tersebar dari wilayah Aceh utara sampai ke Fak-Fak. dan pada tanggal 3 November 2011 akan kembali memberangkatkan 47 pengajar yang akan mengabdi di SD di seluruh pelosok Indonesia.

Mereka para pengajar merupakan para sarjana berusia muda yang berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu dan dipilih melalui proses seleksi dan sebelum mengajar diberikan bekal training mengajar selama tujuh minggu melalui Yayasan Indonesia Mengajar.

Tagged , , ,

Kota Paling Berpendidikan di AS?


AMERIKA – Los Angeles terkenal sebagai ibukota hiburan Amerika Serikat dan New York dikenal sebagai pusat keuangan. Sementara Madison, Wisconsin, mendapatkan nilai tertinggi sebagai kota Amerika yang paling terdidik.
Men’s Health Magazine menggambarkan Madison sebagai kota “di mana rumah tangga rata-rata memiliki derajat lebih dari termometer” alias masyarakatnya rata-rata paling berpendidikan di seluruh Amerika. Di samping Madison, Las Vegas, Cleveland dan Miami juga menjadi kota yang paling terpelajar.
Menurut Redaktur Men’s Health Magazine, David Zinczenko, Madison memiliki populasi mahasiswa yang besar, pengangguran di sana juga lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional sebesar 9,3 persen. Madison juga dikenal memiliki iklim bisnis yang baik, termasuk perusahaan biotek dan pasokan medis.
“Madison kota yang amat berkembang, bisnis yang menarik, dan memiliki orang-orang menjalani kehidupan intelektual,” jelasnya.
Kota San Diego, Honolulu, Fargo, dan Portland, masing-masing masuk daftar 10 besar kota terpelajar bersama dengan Lincoln, Nebraska. Meskipun menjadi pusat politik bangsa, Washington DC ternyata hanya menduduki peringkat ke-34 dalam daftar kota terpelajar, tepat di belakang Little Rock, Arkansas namun di depan Jersey City, New Jersey.
Pada peringkat 54, ada kota New York yang terjepit di antara Orlando, Florida dan Chicago. Sementara Los Angeles tertinggal di No 67.
Berdasarkan Majalah ini juga mengatakan bahwa sebuah laporan dari Departemen Pendidikan Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa hanya 20 persen siswa sekolah menengah di Amerika Serikat memiliki pemahaman yang solid geografi global.
sumber: reuters
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 83 other followers